Masjid Quba adalah salah satu destinasi ziarah yang selalu masuk dalam agenda jamaah ketika berada di Madinah. Letaknya sekitar 5 kilometer dari Masjid Nabawi, dan perjalanan menuju ke sana hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit dengan kendaraan.
Yang membuat masjid ini istimewa bukan hanya nilai sejarahnya, tetapi juga keutamaan yang disebutkan langsung oleh Rasulullah ﷺ dalam beberapa hadits shahih.
Keutamaan Sholat di Masjid Quba
Table of Contents
ToggleDari Sahl bin Hunaif radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلاَةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ
“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu sholat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah.” (HR. Ibnu Majah no. 1412, dinilai hasan oleh Al-Hafizh Abu Thahir dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ juga bersabda:
الصَّلاَةُ فِى مَسْجِدِ قُبَاءٍ كَعُمْرَةٍ
“Sholat di Masjid Quba, pahalanya seperti umrah.” (HR. Tirmidzi no. 324 dan Ibnu Majah no. 1411, dinilai hasan)
Masjid Quba dalam Al-Qur’an
Allah SWT menyebut Masjid Quba secara langsung dalam Al-Qur’an. Dalam Surah At-Taubah ayat 108, Allah berfirman:
لَّمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَن يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ
“Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. At-Taubah: 108)
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa ayat ini merujuk kepada Masjid Quba, yang oleh sebagian ulama disebut juga sebagai Masjid Taqwa.
Sejarah Masjid Quba
Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam. Pembangunannya terjadi pada tahun pertama Hijriah, tepatnya 23 September 622 Masehi, ketika Rasulullah ﷺ baru tiba di kawasan Quba dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah.
Saat itu, Rasulullah ﷺ singgah beberapa hari di rumah Kultsum bin Hadam sambil menunggu kedatangan Ali bin Abi Thalib dari Makkah. Di atas sebidang tanah seluas 1.200 meter persegi milik keluarga tersebut, pembangunan masjid pun dimulai.
Rasulullah ﷺ sendiri yang meletakkan batu pertama di mihrab, diikuti oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, kemudian para sahabat lainnya. Rasulullah bahkan turut serta membawa batu dan pasir bersama para sahabat selama proses pembangunan berlangsung.
Di masjid inilah sholat berjamaah pertama kali dilaksanakan secara terang-terangan dalam sejarah Islam.
Semasa hidupnya, Rasulullah ﷺ rutin mengunjungi Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin, dan Kamis untuk melaksanakan sholat. Setelah beliau wafat, para sahabat meneruskan kebiasaan tersebut.
Dari waktu ke waktu, masjid ini mengalami beberapa kali renovasi. Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah yang pertama menambahkan menara pada bangunan masjid. Renovasi besar kemudian dilakukan pada masa Raja Fahd di tahun 1986, sehingga masjid ini kini mampu menampung hingga 66 ribu jamaah dengan luas area mencapai 50.000 meter persegi. Bangunannya memiliki 54 kubah kecil, lima kubah sedang, satu kubah besar di atas mihrab, dan empat menara di setiap sudutnya.
Yang Perlu Diperhatikan agar Mendapatkan Keutamaannya
Berdasarkan penjelasan para ulama, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum dan saat mengunjungi Masjid Quba.
- Bersuci dari tempat menginap Berwudhu sebaiknya dilakukan sejak dari hotel atau penginapan, sesuai dengan redaksi hadits yang menyebut “bersuci di rumahnya.” Jika wudhu batal di tengah perjalanan, dapat diperbarui sebelum memasuki masjid.
- Jenis sholat tidak dibatasi Baik sholat fardhu maupun sholat sunnah keduanya tercakup dalam keutamaan hadits ini. Yang umum diamalkan adalah sholat sunnah dua rakaat.
- Waktu kunjungan yang dianjurkan Para ulama menganjurkan untuk mengunjungi Masjid Quba pada hari Sabtu, mengikuti kebiasaan Rasulullah ﷺ yang rutin hadir di masjid ini setiap Sabtu.
Kunjungi Masjid Quba Bersama Yaa Latif
Dalam Program Umrah Plus Mesir Yaa Latif, ziarah ke Masjid Quba sudah masuk dalam agenda perjalanan di Madinah. Jamaah akan mendapat kesempatan untuk mengunjungi dan melaksanakan sholat di masjid bersejarah ini secara langsung.
Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program ini, silakan hubungi tim Yaa Latif Tour and Travel untuk informasi jadwal dan paket keberangkatan.
Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk mengunjungi Tanah Suci dan meraih setiap keutamaan yang ada di dalamnya. Aamiin.